Ayo Hemat Air

Berdasarkan penelitian, dari keseluruhan jumlah air yang ada di bumi, hanya ada air tawarnya sebanyak 3%. Sisanya yang 97% adalah air laut. Kita tentu tidak bisa mandi dan minum dengan air laut.  Dari jumlah yang sedikit itu, konon hanya ada 0. 62% yang layak dikosumsi. Artinya, jumlah air di bumi ini sebetulnya sangat sedikit dan terbatas dibanding dengan jumlah penggunaan air oleh manusia yang semakin meningkat. Mau tidak mau, suatu saat nanti air bersih akan menjadi barang yang sulit ditemukan atau menjadi benda mahal

Untuk mengantisipasi hal itu atau agar gambaran buruk itu tidak  menjadi kenyataan dengan cepat, Berikut ini adalah sejumlah langkah yang dapat Anda lakukan untuk menghemat penggunaan air di rumah:

  1. Ketika mencuci piring, buang sisa kotoran terlebih dahulu. Selanjutnya jangan meninggalkan keran dalam keadaan terbuka. Sebaiknya, isi wastafel dan gosok piring dengan sabun, lalu buka keran hanya ketika akan membilas.
  2. Tutup semua jenis kebocoran pada pipa instalasi air bersih. Jika pipa telah berusia tua, maka periksa seluruh pipa. Pipa besi berkarat rentan terhadap bocor. Begitu juga dengan pipa pvc yang telah termakan usia. Jika ada kebocoran maka segeralah mengganti seluruh pipa. Pergunakan pipa baru yang lebih kuat dan tahan lama.
  3. Periksa kran air. Jika ada yang tidak dapat menutup rapat, maka segeralah perbaiki atau ganti dengan yang baru.
  4. Jika memiliki kolam renang, pastikan menggunakan sistem air bersirkulasi. Salurkan air yang mungkin terbuang ke dalam tanah untuk menambah kandungan air tanah.
  5. Periksa kloset, amati apakah terdapat kebocoran pada sistem tangki dan flush-nya. Jika ada, cobalah perbaiki. Seandainya tidak dapat diperbaiki, maka pertimbangkan untuk membeli kloset baru yang telah menggunakan sistem dual-flush. Kloset tipe terbaru telah memiliki tangki air yang lebih kecil, hemat air, namun tetap efisien membersihkan kotoran.
  6. Pergunakan mesin pencuci pakaian. Mencuci pakaian secara manual menggunakan bak air dan mengkucek ternyata lebih boros air. Stop melakukannya, banyak air terbuang percuma karena proses ini. Gunakan mesin cuci sebagai pengganti. Jumlah konsumsi air terpakai dapat ditekan, mencuci pun lebih efisien. Sambil mencuci kegiatan lain dapat dilakukan.
  7. Siramlah tanaman hanya jika tanaman membutuhkannya. Amati permukaan tanah. Kondisi permukaan tanah bisa menjadi indikator tingkat kekeringan tanah. Jika tanah telah kering, maka lakukanlah penyiraman. Untuk membantu meresapkan air ke dalam tanah, buatlah lubang-lubang biopori pada taman. Lubang ini membantu mempercepat proses penyerapan air ke dalam tanah, sehingga dapat mengurangi jumlah air yang menguap bebas ke alam.
  8. Uji meteran air Anda. Matikan semua air di rumah dan lihat meteran sahabat. Meteran seharusnya tidak berputar. Jika terjadi sebaliknya, barangkali ada kebocoran air di pipa. Periksa pula tagihan air sahabat untuk memastikan tidak ada lonjakan besar dalam penggunaan.
  9. Tampung air hujan dan tutupi wadahnya agar tidak kemkan debu dan kotoran. Gunakan air hujan itu untuk menyiram tanaman.
  10. Tutup kran air ketika sedang menyikat gigi.

Demikian tipsnya semoga bermanfaat untuk Anda dan menambah pengetahuan Anda bagaimana cara menghemat air

Tulis Komentar      

Nama
Email (tidak di publish)
Komentar
 
Kode Unik
 

Berita Terkait

1 2 3 Next

Belum Ada Komentar Tentang Berita Ini

• Pengumuman
• Testimoni
• Links